*komputer generasi pertama
*komputer generasi kedua
Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage
pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu
tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman.
Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat
suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan
kedalam komputer dan kemudian dijalankan.
Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk
menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan
fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan
secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal
listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih
banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana
diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap
“program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang
membosankan.
Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study
mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari
bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program
technique” (
www.softlord.com).
Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak
perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program.
Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk
mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan
komputer diprogram ulang dengan cepat.
Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa
pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (
www.softlord.com). Ide ini
berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat
panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis
yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan
bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti
IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control
transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode
yang dapat digunakan berulang kali.
Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code
dilahirkan (
www.byte.com),
yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang
membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan.
Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang
merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada
IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan
menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat
ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO,
tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah
depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN,
hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real,
serta double-precision.
FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik
untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting
pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan
dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para
pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut
juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di
telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk
dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat
atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik.
Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga
membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah
dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis.
Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP),
yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk
fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan
sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini
dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang
ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program
LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki
kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang
sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,”
sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) :
x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program
OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program
x OR y – standard Boolean logic
LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari
sifat abstraknya.
Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun
1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya
yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu
tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (
McGraw-Hill
Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan
konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68,
menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (
www.byte.com). Hal ini
mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti
Pascal.
Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya
adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan
dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya
untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan
perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada
institusi pendidikan.
Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia
mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL,
FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak
teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin,
100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang
solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan
tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang
mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana
memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan:
CASE expression OF
possible-expression-value-1:
statements to execute…
possible-expression-value-2:
statements to execute…
END
Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat
ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi
Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari
variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu
penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari
Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi
mengeser posisi Pascal.

C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada
Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke
bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan
perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di
Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas
dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk
dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di
Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal.
Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan.
Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa
fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt,
forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering
digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan
Linux.
Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru
telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming,
atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan
dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan
mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan
lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983.
C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP,
dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer
yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game.
C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia
didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda.
Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari
ini.
Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun
Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus,
yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang
berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java
mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang
menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape
menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik
ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan
aplikasi harus ditulis dalam Java.
Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku
text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang
serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan
dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan
pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai
bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented
dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection.
Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu
pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas
Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang
bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi
kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana
menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program.
Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB).
Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan
drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal
sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti
klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan
pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak
digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti
Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk
dibuat aplikasi yang lengkap.
Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena
sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk
memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat
baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl
dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada
Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung
kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and
Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister.
Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap
dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan
agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang
menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang
pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan
bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka
dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih
natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis.
Bahasa
Pemrograman dan Sejarahnya (History of Language Program)
Bagi kebanyakan orang awan yang akan belajar membuat program, atau mahasiswa
semester awal pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan bahasa komputer
tentunya masih belum terlalu jelas, untuk itu mari kita secara pelan-pelan
mengupasnya.
Untuk melaksanakan tugasnya maka komputer akan diperintah oleh sebuah sistem,
perintah dasar komputer ini disimpan ke dalam sebuah sistem yang disebut
sebagai sistem operasi seperti DOS, Unix, Windows, Linux, Solaris dsb.
Perintah-perintah tersebut tentunya menggunakan bahasa mesin yang oleh komputer
hanya mengenal angka 1 dan 0 (binary) dimana angka 1 dipresentasikan sebagai
sebuah wadah yang mimiliki listrik dan angka 0 tidak memiliki listrik
(Tegangan).
Untuk membuat sebuah sistem dikomputer maka diperlukan sebuah alat (tools) yang
kita sebut sebagai bahasa pemrograman, jadi yang terlintas dibenak kita saat
ini adalah “Alat yang dibuat untuk membuat program (sistem) disebut sebagai
bahasa pemrograman”, sehingga Program-Program seperti Macro/Turbo Assembly,
Turbo C, Microsft Visual C++, C++ Builder, Microsoft Visual Basic, Delphi dsb
digunakan untuk membuat aplikasi bukan sebagai aplikasi untuk mengolah data
seperti Microsoft Excel, SPPS dsb.
Atau dapat juga dikatakan bahwa bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan
pada komputer untuk melakukan tugas tertentu. Seperti juga bahasa yang
digunakan manusia secara umum, bahasa pemrograman banyak sekali jenisnya.
Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan berdasarkan tingkatan, seperti bahasa
tingkat rendah (low Level), bahasa tingkat sedang (Mid Level Language), bahasa
tingkat tinggi .
Berikut adalah
ringkasan sejarah bahasa pemrorgraman.
Sebelum 1940
Pada jaman ini terdapat bahasa pemrograman yang pertama kali muncul sebelum
adanya komputer modern, artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu
sendiri. Pada awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk
kode-kode bahasa mesin. Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas
kode-kode mesin dan hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer.
Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode 0
dan 1 seperti disampaikan pada bagian atas.
Periode 1940-an

Dengan bahasa mesin
ditemukan banyak kesulitan untuk pengembangan dan perbaikan pada program yang
dibuat saat itu, Tahun 1940-an komputer bertenaga listrik dibuat, dengan
kecepatan yang sangat terbatas dan kapasitas memori yang mencukupi untuk
programmer memprogram, kemudian terciptalah bahasa assembly (Assembly
language). Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode
bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya Move untuk
memindahkan isi data, ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, SUB untuk
pengurangan, dan lain-lain. Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna
karena selain sulit untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit
jika sang programer ingin mengembangkan program buatannya. Pada tahun 1948,
Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang bahasa pemrograman miliknya
yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa tersebut tidak digunakan pada masanya
dan terisolasi terhadap perkembangan bahasa pemrograman yang lain. Beberapa
bahasa pemrograman yang berkembang pada masa itu antara lain:
• Plankalkül (Konrad Zuse) – 1943
• ENIAC coding system – 1943
• C-10 – 1949
Periode tahun 1950-an sampai dengan tahun 1960-an
Mulai tahun 1950
dibuatlah bahasa pemrograman modern, yang turun-temurun dan tersebar luas
hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan istilah atau reserved word yang dekat
dengan bahasa manusia seperti READ untuk membaca, WRITE untuk menulis dsb.
Dalam perkembangannya Bahasa Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode
pemrograman, yaitu Procedural Programing dan Object Oriented Programing. Letak
perbedaannya yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan
menggabungkan variable, procedure-procedure yang saling keterkaitan dan
berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan
kedalam object.
• FORTRAN (1955), the “FORmula TRANslator”, ditemukan oleh John W. Backus dll.
• LISP, the “LISt Processor”, ditemukan oleh John McCarthy dll.
• COBOL, the COmmon Bussines Oriented Language, dibuat oleh the Short Range
Commitee, dan Grace Hopper berperan sangat besar disini.
Overview:
- • Regional Assembly Language – 1951
- • Autocode – 1952
- • FORTRAN – 1954
- • FLOW-MATIC – 1955
- • COMTRAN – 1957
- • LISP – 1958
- • ALGOL – 1958
- • COBOL – 1959
- • APL – 1962
- • SIMULA – 1962
- • BASIC – 1964
- • PL/I -1964
Periode 1967-1978:
Menetapkan Paradigma Fundamental
Periode diantara tahun 60-an sampai dengan 70-an membawa pengaruh yang besar
dalam perkembangan bahasa pemrograman. Kebanyakan dari pola bahasa pemrograman
yang utama yang saat ini banyak digunakan:
• Simula, ditemukan pada akhir 60-an oleh Nygaard dan Dahl sebagai superset
dari Algol 60, merupakan bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk
mendukun pemrograman berorientasi object.
• C, sebuah tahapan awal dari sistem bahsa pemrograman, yang dikembangkan oleh
Dennis Ritchie dan Ken Thompson di Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973.
• Smalltalk (pertengahan tahun 70-an) menyajikan desain ground-up yang lengkap
dari sebuah bahasa yang berorientasi objek.
• Prolog, didesain pada tahun 1977 oleh Colmerauer, Roussel, and Kowalski,
merupakan bahasa pemrograman logika yang pertama.
• ML membangun sebuah sistem polimorfis (ditemukan oleh Robin Miller pada tahun
1973) diatas sebuah Lisp, yang merintis bahasa pemrograman fungsional bertipe
statis.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:
- • Pascal – 1970
- • Forth – 1970
- • C – 1970
- • Smaltalk – 1972
- • Prolog – 1972
- • ML – 1973
- • SQL – 1978
Periode
1980-an: konsolidasi, modul, performa
1980s adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan sistem
programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat menstandardisasi
Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk digunakan para kontraktor
untuk bertahan. Di Jepang dan di tempat lain, penjumlahan luas yang telah di
selidiki disebut” generasi ke lima” bahasa-bahasa yang menyatukan logika
pemrograman konstruksi. Masyarakat bahasa fungsional gerak ke standarisasi ML
dan Cedal. Dibandingkan dengan menemukan paradigma-paradigma baru, semua
pergerakan ini menekuni gagasan-gagasan yang ditemukan di dalam dekade
sebelumnya.

However, one important
new trend in language design was an increased focus on programming for
large-scale systems through the use of modules, or large-scale organizational
units of code. Modula, Ada, and ML all developed notable module systems in the
1980s. Module systems were often wedded to generic programming constructs
generics being, in essence, parameterized modules (see also parametric
polymorphism).
Bagaimanapun, satu
kecenderungan baru di dalam disain bahasa adalah satu fokus yang ditingkatkan
di pemrograman untuk sistem besar-besaran melalui penggunaan dari modul, atau
kesatuan organisasi besar-besaran dari kode. Modula, Ada, dan ML semua sistem
modul terkemuka yang dikembangkan pada 1980-an.
Beberapa bahasa
pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:
- • Ada – 1983
- • C++ – 1983
- • Eiffel – 1985
- • Perl – 1987
- • FL (Backus) – 1989
Periode
1990-an: Visual
Pada periode ini bahasa selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan
berbasi Visual sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali
oleh Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang
dikembangkan dari Pascal for windows akhirnya pada tahun 1997 Visual Basic 5
diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah ditemukan
dalam versi windows. Bagi kebanyakan programmer database tidak dapat dipungkiri
bahwa era 1990an merupakan era yang paling produktif semenjak bahasa
pemrogrammar diciptakan.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
- • Haskel – 1990
- • Python – 1991
- • Java – 1991
- • Ruby – 1993
- • OO Cobol
- • Lua – 1993
- • ANSI Common Lisp – 1994
- • JavaScript – 1995
- • PHP – 1995
- • C# – 2000
- • JavaFX Scrip, Live Script,
- • Visual Basic
Periode 2000an
hingga tulisan ini dibuat
Pada saat ini ada kecenderungan para vendor bahasa pemrograman untuk menggiring
programmer hanya dengan mengggunakan produk mereka untuk membuat program meski
kita sadari bahwa sulit rasanya untuk membuat program yang tangguh hanya dengan
satu bahasa pemrograman, hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan kelangsungan
usaha mereka, namun terlepas dari semua itu terdapat dua konsepsi besar dalam
periode ini dimana kemudahan berbasis visual sudah mulai digiring ke basis
internet dan mobile, dengan bermunculan webservice dan berbasis net dan a
mobile flatform.
Konsep pertama yang
dicermati adalah konsepsi Microsoft dimana dengan Visual Net akan menyediakan
berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net , VC++ Net, ASP NET yang di compile
dengan berbagai bahasa akan tetapi berjalan pada satu sistem operasi yakni
windows. (Compile any program run one system)
Konsepsi Kedua,
Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama yakni apa yang ditawarkan
Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME, JDK, yakni dicompile dengan satu
bahasa pemrograman (java) dan berjalan dibanyak sistem operasi. (Compile one
program running any system)
Selain itu periode ini
juga merupakan jamannya CMS (Content Manajemen System), lompatan pengembangan
PHP Script begitu cepat, dimana untuk membuat website atau portal telah
tersedia banyak template, Banyak modul-modul yang siap pakai sehingga
programmer atau webmaster tidak perlu lagi mempelajari semua script html dan
bahasanya, tinggal merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari
saja sebuah web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla
saat ini sangat memudahkan para desainer web.
Beberapa bahasa
pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
• Tcl/Tk,
• O’Caml,
• Ruby,
• Phyton 3.1,
• Java 6 JDK, JED, Java Beans, J2ME
• Microsoft Visual Net (VB Net, C++ Net, ASP NET) 2008
• Java Scrip Template oleh Mambo, PhpNuke, Jomla
Untuk melihat sejarah perkembangannya silakan klik dan download file dibawah
ini (megadata-lang.pdf), jika anda tidak dapat membuka file ini maka coba
periksa pada folder \mydocument\downloads untuk sistem operasi windows
megadata-lang
Setelah berbasis objek
dan Visual kedepannya Konsep pemrograman akan menuju ke konsep berbasis proses…

Generasi Bahasa Pemrograman
•Pada industri komputer dikenal pembagian generasi yang menandai sebuah evolusi
dalam bahasa pemrograman. Ada lima generasi dalam bahasa pemrograman.
Second-Generation Language
•Second-Generation Language (2GL) adalah bahasa pemrograman assembler (orang
juga mengenalnya sebagai bahasa assembly)
•Pada bahasa perograman generasi kedua ini assembler mengubah pernyataan bahasa
pemrograman ke bahasa mesin.
First Generation Language
•First Generation Language bahasa mesin atau level instruksi dan data, yang
diberikan kepada prosesor agar dapat bekerja. Pada komputer konvensional
terdiri dari deretan angka0 dan 1.
Fourth-Generation Language
•Fourth-Generation Language adalah bahasa pemrograman yang didesain lebih
“natural”, sehingga makin mudah digunakan
•Pada generasi keempat ini, bahasa pemrograman sudah dapat digunakan untuk
mengakses sebuah data base.
Fifth-Generation Language
•Fifth-Generation Language (5GL) adalah bahasa pemrograman yang menggunakan
interface pengembangan visual atau grafik untuk membuat bahasa sumbernya, yang
biasanya di-compile dengan compiler 3GL atau 4GL
•Microsoft, Borland, IBM dan perusahaan lain memroduksi pemrograman visual 5GL,
contohnya untuk pengembangan aplikasi Java
•Pemrograman visual memungkinkan Anda untuk membayangkan dengan mudah hirarki
dari kelas pemrograman yang berorientasi obyek, dan men-drag ikon-ikon untuk
menyusun komponen program.
Perkembangan Bahasa Pemrograman
•Perkembangan bahasa pemrograman dimulai pada tahun 1949 dengan hadirnya Short
Code, bahasa pemrograman komputer pertama yang digunakan dalam peralatan
komputer elektronik. Ini masih berupa bahasa pemrograman manual
(hand-compiled).
•Pada tahun 1951, Grace Hopper yang bekerja pada Remington Rand mulai bekerja
untuk mendesain sebuah compiler yang diberi nama A-0. Pada tahun 1957, bahasa
pemrograman ini kemudian dirilis oleh Rand dengan nama Math-matic.
•Alick E. Glennie, di waktu senggangnya di Universitas Manchester, berhasil
membuat programming system bernama AUTOCODE pada tahun 1952. Sekitar lima tahun
setelahnya dirilislah mathematical FORmula TRANslating (FORTRAN), dan menjadi
salah satu bahasa pemrograman yang mudah digunakan pada tahun itu. FORTRAN
dibuat oleh tim yang diketuai oleh John Backus, yang kemudian juga memiliki
konstribusi dalam pembuatan bahasa pemrograman ALGOL
•Setahun kemudian, muncul FORTRAN II yang mampu menjalankan perintah
subroutines dan koneksi ke bahasa assembly. Dan, pada tahun yang sama juga
dirilis bahasa pemrograman ALGOL. Pada tahun 1960 muncul ALGOL 60. Bahasa
pemrogramana ini sangat popular di Eropa pada pertengahan 1960-an. Pada tahun
1962, APL (A Programming Language) dirilis oleh Kenneth Iverson. Pada tahun
yang sama juga dirilis FORTRAN IV.
•Perkembangan bahasa pemrograman terus berlanjut dengan munculnya berturutturut
APL/360 dan PL/1 pada tahun 1964, SNOBOL3 pada 1965, FORTRAN 66 dan LISP 2 pada
1966, SNOBOL 4 pada 1967, ALGOL 68, ALTRAN, dan COBOL.
•Pada tahun 1975, Bob Albrecht dan Dennis Allison merilis Tiny BASIC.
•Pada tahun yang sama, Bill Gates dan Paul Allen merilis BASIC yang mereka jual
ke MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Tahun-tahun selanjutnya,
beberapa bahasa pemrograman baru bermunculan. Di antaranya AWK yang dirilis
tahun 1978; Smalltalk-80, Modula-2, Franz LISP pada tahun 1980; dan ISO Pascal
serta PostScript yang dirilis pada tahun 1982. Pada tahun 1983 dirilis bahasa
pemrograman Ada.
•Nama tersebut diambil dari Lady Augusta Ada Byron, yang menyandang gelar
programer komputer pertama karena hasil kerjanya pada Charles Babbage’s
analytical engine di tahun 1842.
•Tahun 1986, selain Apple telah merilis Object Pascal dan Borland merilis Turbo
Prolog.
•Pada tahun yang sama juga dirilis bahasa pemrogramanC++ dan Eiffel.
•Setahun sesudahnya dirilis Turbo Pascal version 4.0.
•Bahasa pemrograman C++ berkembang pesat dengan dirilisnya C++ 2.0 pada tahun
1989, dan C++ 2.1 pada tahun 1990. Ini berbarengan dengan dirilisnya FORTRAN
90.
•Setahun kemudian, Microsoft kembali merilis Visual Basic, yang kemudian
memenangkan penghargaan BYTE’s Best of Showsaat COMDEX.
•Pada tahun 1992, Sun Microsystems membuat Java, sebuah bahasa pemrograman
berorientasi objek yang dibuat berbasiskan bahasa C, dengan perbedaan yang
signifikan dari bahasa pemrograman C++. Bahasa Java telah membersihkan
beberapa sintaksis yang dianggap kurang bagus yang terdapat di dalam bahasa C++
dan membuang beberapa hal yang “berbahaya” dari bahasa C, tetapi tetap
mempertahankan “kerumitan” yang ditawarkan oleh bahasa C.
•Bahasa pemrograman terus berkembang hingga tahun ini, dengan diilisnya Java 2
(versi 1.4), Python 2.2, J#, dan F#.